Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Februari 2011

Coretanku ; hey kau

Untuk anggota mumet
Syarif Ovtsidork 05 Februari jam 17:52 Balas Laporkan
hei kau...

kau tahu teman?

kadang semua yang kita hadapi,

tak seindah apa yang kita pikirkan...


hei kau..

apa kau ingat?


saat kita masih bersama...

duduk bersendao gurau,

menyanyikan lagu2 captain jack di iringi dingin malam..

kau memegang gitar,

sementara aku,


berdendang dengan suara parauku,

yang pastinya merusak nada yang kau alunkan..


saat itu kita tertawa,

lepasdan bebas


kadang kita terdiam

merenung dan mulai..

bercerita tentang hidup,

tentang hidup yang panjang dan kadang melelahkan...


yang sebenarnya sudah terlalu lama kita berkutat berada didalamnya..

tanpa kita sadari...


hidup..

kita mencelanya, yang kadang memaki makinya atau lebih tepatnya mengutuk?


hahaha


apa kau msh ingat?


kau, aku dan dia



aku,

seseorang yang jenuh dan lelah


kau,


seseorang yang penuh dengan mimpi,

menggebu gebu,


"blood shymhonia"

mungkin itu yang ada didarahmu..

atau lebih tepatnya,

darah kalian,


darah kau dan dia..


kalian berdua adalah manusia manusia unik

hidup dengan mimpi...

yang kadang bagiku sulit mencernanya..


ataukah..

aku memang berbeda dari kalian?


kalian berkata :

"lepas topengmu kawan"

mari berjalan bersama...


aku..

aku cuma bisa terdiam,

tak menjawab..


aku berbeda..

manusia robot

ber topeng

berjalan sesuai sistem dan protokol2 yang membosankan


berbeda...


jenuh dan lelah...


berteriak..


cuma diam dan jenuh...

hahahahaha

Jumat, 04 Februari 2011

Aku Tak Kuasa

Terlalu penatt!
Terlalu penat! Hatiku sakit!
Aku menantimu
7 bulan
Tanpa penjelasan yang tak jelas

Mendekati saudaraku,
Kau marah
Pandanglah dirimu
Dimana kamu?
Bersama dia,
Memegang tanggannya
Ku bersabar

Tapi cukup hari ini
Hari ini Tuhan memaksaku untuk melepasmu
Seutuhnya dari hatiku
Dengan cara yang membuat hatiku sendiri terluka
Terluka!
Sakiittt…

Kini
Membaca semuanya
Tak bisa ku menunjukan senyumku
Hanya ada kecewa
Mengapa aku tak menyadari semuanya sejak dulu?


Ku terlalu bermimpi
Menggapaimu pun susah
Satu tetes airmataku
Takkan mampu menggatikan
Detik detik ku merindukanmu
Mungkin ini percuma
Karna kau telah melupakan
Kenangan kita pada masa lalu


Jika boleh ku cabut kata kataku,
aku akan mencabut semua kata kataku
sejak januari
taukah kamu
saat ini ku terluka?
Pasti kau tak peduli

Aku butuh cintamu
Bukan rupa seperti sahabat
Guna apa kita bersahabat
Jika hatiku menyebutmu cintaku?

Percuma,
Tiap orang juga inggin dicintai
Bukan hanya percuma mencintai seseorang

Aku tak menggangap ini permusuhan
Tetapi persahabatan yang dijeda
Oleh Tuhan
Karena kekeliruanku memikirkan seseorang
Milik orang lain

Ini kodrat mungkin,
Aku akan selalu pergi
Takkan kuasa,
Aku jujur
Tapi , akurela
Untuk sahabatku, kalian
Aku sellalu bersedia
Walau ini menyakitkan

Jangan siksa dirimu
Hanya untuk mencintaiku
Kau sama dengan menyakiti dirimu sendiri
Aku ingin lepas
Bebas
Seperti kupu kupu diluar sana

Oh Tuhan,
Inikah cobaaan dari semua nya?
Biarkanlah Tuhan
Esok aku harus bersiap siap
Menghadapi tanggal 5
Tanpamu,
Dan aku?
Menanggapi kemalangan ini


Sudah banyak yang ingin ku jadikan penggantimu
Tapi aku memikirkan mu
Karena aku akan bertahan hingga 3 tahun
Tapi jika Tuhan tak mengizinkan
Aku akan pindah , kelain hati
Hati yang bersedia mencintaiku apa adanya


Oh, Tuhan
Aku sudah berbuat dosa
Pertama, mencintai seseorang yang merupakan milik orang lain
Kedua, aku harus menggantung tanpa harapan
Ketiga, menyakiti hatinya
Apalah yang bisa ku buat kini?


Mungkin, aku akan meninggalkanmu
Walau PERIH

Kamis, 27 Januari 2011

menanti sebuah jawaban

seperti biasa,
kau selalu menghindar
pergi jauh dariku
tak tau dimana kau berada
sungguh, ini menyakitkan

kehilanganmu
bagaikan kehilangan cinta dan perasaan
walau sebenarnya
ku merasa sunyi
tiada kau

sesuatu membuatku rela
sesuatu yang membuatku mampu
karena ku menggerti hatimu hanya 1
untuk dia,
dan bukan untuk aku

kepedihan ini
memang terlalu pahit
jika ku ceritakan padamu secara langsung
sungguh
ku tak sanggup

kepedihan mungkin akan terus memihak padaku
walau sebenarnya ku tak harus merasakanya
tapi karena cinta
mengubah segalanya
menjadi sempurna

ku merindukan panggilanmu,
senyummu,
suaramu,
kebahagiaan yang kurusaki
karena masa laluku

semua menjadi sunyi
apa yang harus kukatakan
harus kupikirkan
agar tidak melukai dirinya
setitikpun

aku takut,
dia pergi darimu
sama seperti aku yang selalu berharap lebih
walau itu percuma
buang buang waktu

kenyataan membuat kita percaya
masa lalu selalu mengsisakan kepedihan
walau terkadang ada keidahan
yang datang
walaupun itu sedikit

kutulis padamu,
hari ini
menyatakan semua yang ada diotakmu tentang dirimu
telah kubuang untuk masa laluku
sekarang dan nanti

with love, Meiske